Terdalam
Gelapnya malam
Gemercik air menyirami bumi
Angin sejuk menusuk tulang
Terbaring Ku bersama sepi
Tak tersadar
Mengalir air mata
Terpikirkanmu disaat terindah
Tatapan terhalang
Ku tersadar
Kerinduan mendalam
Akan kasih sayang yang telah hilang
Lenyap ditelan indahnya dunia
Yang tak seperti kupunya
Akankah kembali
Dengan penuh ketulusan jiwa
In0e DemiAN
Sabtu, 12 Maret 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar